Posted by: radiman | February 15, 2011

Anak sapi minumnya susu sapi, kalau manusia???

Melihat polemik tentang temuan para peneliti IPB yang mengatakan sebagaian susu formula terkontaminasi oleh bacteri enterobacter sakazakii, dan perintah mahkamah agung untuk mempublikasikan susu formula yang terkontaminasi bacteri ini, aku jadi berpikir. Kenapa anak manusia diberikan susu sapi?? padahal Alloh telah memberikan makanan paling sempurna untuk dimakan bayi manusia. Yaitu asir susu ibu.

Karena penasaran dengan manfaat air susu ibu maka aku mengunjungi webnya asosiasi ibu menyusui indonesia (AIMI). setelah membaca artikel tersebut, ternyata begitu banyak manfaat air susu ibu untuk bayi. Mulai mencegah dari alergi dan penyakit, juga meningkatkan kemampuan otak bayi. Sungguh luar biasa manfaatnya. Terus kenapa mesti bingung kalau ada susu formula yang terkontaminasi bacteri berbahaya? untuk makanan tambahan, bisa dicari makanan lain yang tetap bermanfaat dan tidak berbahaya.

Pantesan Alloh menyuruh umat manusia untuk menyusui anaknya hingga dua tahun, seperti dalam surat al baqarah ayat 233 “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Jadi kenapa anak manusia diberi air susu sapi???

Posted by: radiman | February 15, 2011

Segitiga Api

Rapat pagi ini dimulai dengan laporan di enclosure CTG alarm dari gas detector menyala beberapa kali. Langsung saja pak bos mengintruksikan untuk cek semua perpipaan untuk bahan bakar terutama gas.

Mungkin ada pertanyaan yang terlintas, kenapa seh adanya bahan bakar, oksigen (udara) dan kalor perlu diperhatikan dengan baik? jawabannya adalah potensi terjadinya api dan ledakan.

Dari bukunya crown Process safety, dikatakan bahwa api bisa terjadi dengan adanya campuran bahan bakar dengan oksigen dan dipicu oleh kalor, biasanya perupa percikan api. Tiga komponen tersebutlah yang disebut segitiga api.

Kenapa diistilahkan dengan segitiga api? sebuah segitiga tidak akan tercipta bila salah satu dari sisinya tidak ada. Maka sama seperti hal tersebut, maka api tidak akan terjadi bila salah satu komponen dihilangkan.

Sehingga tidak aneh bila ada pekerjaan yang menghasilkan atau menggunakan panas, seperti pengelasan, selalu dilakukan persiapan dengan menghilangkan bahan bakar hingga tingkat minimal atau menurunkan kadar oksigen didalam perpipaan. penurunan kadar bahan bakar atau oksigen dalam pipa biasanya dilakukan dengan mengisi pipa dengan gas inert seperti nitrogen, kemudian membuangnya, hal ini dilakukan berulang hingga kadar bahan bakar turun ke tinggat paling rendah dan dirasakan aman. atau bila tidak memungkinkan pipa diisi air sehingga panas bisa di kurangi.

Penting untuk tetap waspada terhadap segitiga api ini, karena bila kita lalai atau mengabaikannya maka kecelakaan bisa terjadi. Korban nyawa dan harta pun akan sulit untuk dihindarkan.

Posted by: radiman | February 13, 2011

Hikmah

hm… ternyata sudah lama sekali aku meninggalkan ruang untuk berekspresi ini…

kali ini aku ingin sedikit menulis apa yang aku alami, sekali-kali boleh lah nulis bukan hal teknis yang mengharuskan membuka kamus bahasa ingris hehehehe…

Sering orang berkata, setiap kejadian pasti ada hikmahnya, ada benarnya quote tersebut. Tapi, terkadang kita kesulitan untuk mendapatkan hikmah tersebut, apalagi kalau dari sebuah musibah. Mungkin kita, atau saya, telah terlalu buta untuk mencari hikmah dalam kejadian, karena terlalu silau dengan dunia dan isinya dan sebagainya.

Sering aku mendapatka hikmah dari kejadian itu bukan pada saat aku mengalami kejadian tersebut. Sering kali aku dapatkan ketika aku melamun mengingat apa yang talah terjadi, baru aku bisa berkata “oh iya”. Walaupun sering hikmah yang aku dapat akhirnya hilang begitu saja, hanya cukup dengan “oh iya” tanpa implementasi apa pun.

hm…terkadang aku berpikir mubazir juga Alloh mengajari aku sesuatu, karena aku terlalu bodoh, sombong untuk mengambil pelajaran itu. Akhirnya kejadian yang hampir sama terulang kembali. Sungguh ternyata aku lebih bodoh dari keledai.

Pelajaran dari Alloh, berupa setiap kejadian,  musibah, kebahagiaan, dan sebagainya mengajari kita bahwa ada yang Maha disana. Hanya Dia yang akan menolong kita. Sungguh Alloh lebih dekat daripada urat leber ini, bahkan lebih dekat dibandingkan kematian.

sering kali kita frustasi merasa ditinggalkan Alloh, padahal yang lebih sering meninggalkan Alloh adalah diri kita sendiri. Alloh akan mendekat lebih dekat dari pada usaha kita untuk mendekatinya.

ya Alloh ampuni aku…dan saudara ku.

Posted by: radiman | September 22, 2010

Karakter Control valve

Teringat pada sebuah masalah yang diakibatkan adanya human error sehingga menyebabkan system gagal dan berakibat sebuah pabrik blackout. Dengan adanya ketakutan human error yang berulang, maka pak bos meminta melakukan otomasi pada saat menjaga ketinggian cairan dalam sebuah drum. Terpaksa lagi harus ku cari di internet dan segala macam “amunisi” agar bisa memilih jenis control valve yang tepat (moga aja pemilihan ini tepat). Sebagai acuan umum bagaimana memilih control valve maka perlu untuk diketahui bagaimana karakter dari control valve.

Sekadar rule of thumb control valve akan baik bila digunakan untuk mengontrol direntang 10%-80%, karena control valve akan lebih mudah mengontrol di rentang tersebut. Pada rentang tersebut control valve akan mengontrol lebih akurat dibanding bila mengendalikan di bawah 10% atau 20%stroke.

Pemilihan Valve

Sebelum menentukan ukuran valve, kiranya perlu diperhatikan terlebih dahulu karakter control valve seperti apa yang akan digunakan. Secara umum karakter dari control valve dibagi menjadi tiga (3) yaitu Quick Opening, Linear, dan Equal Percentage. Karakter aliran (flow characteristic) dari control valve menunjukkan hubungan antara flow rate (laju alir) yang melalui control valve terhadap travel bukaan dari control valve. Tapi, ketika dipasang karakter dari control valve akan berubah, walau tidak berubah secara significant. Karakter control valve ketika dipasang disebut Installed Characteristic. Installed characteristic merupakan karakter dengan menggunakan perubahan pressure drop terhadap aliran dan segala perubahan yang terjadi dalam sistem. Ada juga yang dinamakan inherent flow characteristic yaitu karakter control valve ketika pressure drop dibuat konstan.

Dalam buku Control Valve Handbook dan Primer Control Valve dijelaskan secara baik mengenai ketiga karakter ini. Quick Opening, Cv akan meningkat menyerupai linear, diatas seperempat (1/4) diameter orifice flow akan berhenti meningkat. Valve dengan karakter ini tidak cocok untuk control yang halus sharply. Linear, Cv akan meningkat dengan nilai yang sama dengan peningkatan flow rate. Control valve dengan karakter linear memiliki Gain yang konstan. Karena memiliki gain yang konstan, maka valve dengan karakter ini cocok untuk mengendalikan system yang membutuhkan kondisi yang konstan seperti mengendalikan level. Satu lagi yaitu Equal Percentage, valve dengan karakter ini memiliki perubahan Cv secara exponential. Secara umum peningkatan Cv pada valve ini sekitar 43% lebih tinggi dari Cv sebelumnya. Valve ini dapat mengendalikan system dengan mulus karena dapat mengendalikan dengan lebih presisi. Tapi, control valve ini akan memiliki pressure drop yang lebar, bergantung kepada travelnya.

Bila merujuk dari buku tersebut diatas maka jelas bahwa fungsi dari masing-masing karakter control valve bergantung kepada kegunaannya. control valve yang berkarakter quick opening maka cocok untuk digunakan sebagai on-off valve. Sedangkan control valve dengan karakter Linear lebih cocok digunakan untuk mengendalikan proses yhang memerlukan gain konstan. Control valve equal percentage cocok untuk digunakan sebagai pengendali proses karena pada suatu saat valve akan bereaksi cukup cepat, dan presisi.

semoga tulisan sederhana ini bisa membantu dalam memilih karakter control valve.

Posted by: radiman | September 9, 2010

Selamat idul fitri 1431 H

Hari telah berganti, akhir Ramadhan pun akan di lewati.

Semoga Segala amalan yang pernah dilakukan diterima dan diistiqomahkan di sebelas bulan kedepan.

Mohon maaf lahir dan batin, atas segala kehilafan yang pernah dilakukan.
Posted by: radiman | August 31, 2010

Jangan Sia-siakan Waktu

Hari demi hari terus berlalu, Ramadan kali ini sudah mengijak sepuluh hari terakhir. Amalan apa yang bisa kita banggakan di depan Alloh ketika kita menghadapnya di yaumul akhir? amalan mengkaji Quran? Sholat sunnah? atau Puasa?

Hm… sulit rasanya ketika menimbang amalan apa yang patut dibanggakan di depan Alloh nanti. Apakah pantas Bacaan Quranku yang amburadul dibanggakan di depan Alloh? Setiap baccan hanya mengejar target, satu bulan harus khatam. Tapi pelajaran seperti apa yang didapat dari membaca Quran? Tak ada…hm…walaupun membaca Quran, insya alloh, mendapatkan pahala dari Alloh tapi pantaskan sebuah petunjuk hidup cuma dibaca tanpa diamalkan?Cuma hati perilaku ini yang dapat menjawab semuanya…

Begitu juga dengan Sholat dan Puasa, terkadang sholat ku hanya sekadar menghilangkan kewajiban tanpa ada pelajara yang didapat. Tanpa adanya kedekatan yang bertambah ke pada Alloh. Tanpa penambahan keyakinan bahwa Alloh lebih dekat dibanding dengan urat leher ini. ada sebuat dialog di sinetron Ramadan, yang membuat hati aku ketawa, sambil menangis. Dalam dialog itu ada seorang RW yang begitu yakin bahwa Alloh akan menolongnya dari amukan masa yang akan menyerang karena dia suka memasang jimat dan santet, keyakinannya itu diputus oleh aparat RW yang berkata “…Pak RW ini tampak begitu yakin  kepada Alloh, tapi kok masih melakukan tindakan tahayul seperti santet dan sahabatnya…?”(dialog sedikit dirubah biar rame). Aku manangkap makna dari obrolan itu bukan sekadar dialog yang saling menyudutkan, tapi dialog yang akan menyentil diri kita masing-masing yang tampak begitu percaya dengan Alloh tapi lebih sering meinta tolong kepada selain Alloh. Dan tak pernah mencukupkan Alloh sebagai penolong kita.

Begitu banyak yang perlu kita renungkan dalam hari-hari terakhir menjelang Idul fitri. Hari-hari yang terakhir yang munkgin tahun depan kita tidak akan pernah bertemu dengan bulan yang mulia ini. Renungan pertama untuk diri ini adalah seberapa siap aku untuk menghadapi maut? amalan apa yang akan dibawa dan dibanggakan didepan Alloh dan RasulNya. Apakah amalan sholat sunnah kita yang hanya ikut-ikutan?apakah amalan sholat seperti itu yang akan membawa sandal kita ke syurga seperti Bilal bin Rabah? atau akan termasuk kedalam orang-orang celakan karena Sholatnya,yaitu orag yang lalai dengan Sholatnya??

Bukan tidka penting beramal banyak, tapi jangan lupakan Qualitas dalam beribadah. pernah Rasul ditanya oleh Aisyah, kenapa beliau yang sudha dijamin masuk syurga, tapi ibadah sampai-sampai kakinya bengkak, karena berdiri dalam sholat begitu lama, beliau hanya berkata, aku ingin jadi hamba yang bersyukur. tak pernah kah kita bersyukkur atas nikmat yang Alloh berikan? bersyukur, bukan hanya berarti mengucapkan pujian kepada Alloh, Alloh tak butuh itu. Kalimat pujian buat Alloh itu adalah pahala buat yang mengucapkannya. Pernahkah ingat akan sebuah ayat yang begitu populer, yang isinya kurang lebih, bersyukurlah maka akan Ku tambah nikmatKu, dan ingatlah azab Ku sangat pedih. Alloh memberikan reward and ancaman sekaligus, kalau para ahli taksir mengatakan kenapan reward dan ancaman ada dalam sebuah kaliat, itu dikarenakan fitrah manusia yang senang hadiah dan takut akan ancaman.

Sekarang saatnya untuk memperbaiki diri, belum terlampat selama masih ada nafas yang mengalir dalam tenggorokan. Masih ada waktu untuk memperbaiki selama jantung masih berdetak. ayo berbuat dan berbuat. Seorang muslim tak punya waktu untuk berleha-leha. Terus lah berkarya, teruslah berjuang karena Alloh akan terus melihat dan menilai apa yang kita buat, apa yang kita perjuangkan dan semua karya terbaik kita. semogasemua karya yang pernah kita buat menjadi jalan untuk Alloh meridhokan salah satu syurganya untuk kita tinggali. Inilah saat yang tepa unutk belajar lebih tangguh, belajar untuk pantang surut kebelakang. Selama nafas masih mengalir dalam tenggorokan selama itulah waktu kita untuk berkarya.

Semoga tulisan ini memberikan semangat bagi semua orang yang membacanya. Karena inilah saatnya untuk bangkit. ini adalah teguran untuk penulis. Wallohul’am…

tuban,31 agustus 2010

adam radiman

Posted by: radiman | August 16, 2010

Kerinduan itu…

Hari berganti hari, sungguh ku sesali hari demi hari yang lewat beegitu saja tanpa prestasi yang gilang gemilang.  Baru kusadari betapa berartinya waktu yang terlewati itu. selama ini kulewati saja tanpa ada yang bisa kuhasilkan. Sungguh celaka diri ini.

Mulai kurasakan kerinduan kepada Ramadan yang semakin hari semakin jauh meninggalkan. Entah tahun depan masih kedapati ramadhan ini atau tidak. Tak ada yang bisa kulakukan ketika waktu berlalu begitu saja. Hanya penyesalan yang bisa diratapi. Penyesalan yang tiada arti, penyesalan yang hanya menjadi tetesan air mata yang tak akan ada artinya. Seperti telah Alloh beritakan bahwa suatu saat manusia durhaka akan mnyesal ketika masuk neraka, mereka minta di kembalikan kebumi dan berjanji untuk berbuat baik atau minta hanya dijadikan tanah.

Sungguh perumpamaan yang begitu dahsyat. Manusia yang begitu dimuliakan memilih menjadi tanah yang hina, saking besarnya tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang manusia. Manusia hidup didunia hanya punya satu kewajiban yaitu beribahda kepada Alloh, tak ada tugas lain cuma beribadah. beribadah dalam keadaan langsung seperti sholat dan shaum, atau ketika kita bekerja, belajar dan sebagainya. semua ditujukan untuk beribadah.

Aku memiliki sebuah keyakinan, ketika seorang manusia menjadi kan semua hal ditujukan ibadah, maka tidak akan ada namanya korupsi, kemaksiatan dan hal lainnya.

Ayo, jadikan hidup ini sebagai ibadah kepada Alloh. Ibadah dengan dengan hanya mengharapkan ridho dari Alloh. bukan ridho dari orang lain, atau makhluk lain.

wallhou’alam

Posted by: radiman | July 29, 2010

Tuban…oh…Tuban…(part 2)

Pagi ini kulihat laut Tuban yang sedang pasang. Sungguh terpesona seakan-akan air laut akan tumpah ke daratan dengna ombak yang bergelombang. Aku teringat ketika pertama kali melakukan perjalanan jauh tanpa keluarga. Ketika itu perjalanan dilakukan untuk melakukan sebuah wisata yang akan menunjang kepada pendidikan ku (itu sih alasannya, yang jelas mah tetap main…hehehehehe…). Melakukan kunjungan pabrik ke beberapa pabrik yang ada di Jawa Timur. Pertama perjalanan dilakukkan ke Gresik untuk mengunjungi Semen Gresik pusat dan Petrogres. Luar biasa…

Ketika akan mengunjungi TPPI dan Semen gresik pabrik Tuban, ketika Bis yang kami tumpangi melewati sebuah pertigaan (namanya adalah pertigaan terminal lawas/lama). aku dan teman-teman ku tercengang semua, persis orang kampung yang baru datang kekota.Hehehehehe…mungkin karena memang anak gunung jarang lihat laut, jadi begitu terpesona ketika melihat laut ada di bibir jalan.

Kala itu begitu bahagia, terlebih ketika aku diterima kerja di TPPI Tuban. Mungkin Bahagia karena merasa lega, lepas dari beban menjadi seorang pengangguran hehehehehe….Tapi, sekarang begitu lain, aku mulai merasakan ke bosanan yang amat sangat. Dunia serasa semakin sempit. Duh ya Alloh, lapangkan lah hati hambaMu ini. agar tak terjadi yang diinginkan. Kuatkan keimananku pada Mu.

Semoga semua menjadi lebih baik…

Tuban 29 july 2010…

Posted by: radiman | July 20, 2010

Pelajaran dari seorang senior

Terkadang ketika lingkungan tidak berubah sama sekali, diri ini akan menjadi superman, yang segala tahu. Sehingga pada akhirnya akan mengakibatkan jatuh tak tertolong kedalam lembah yang dalam. Lembah itu dinamakan dengan kesombongan dan angkuh.

Ketika keangkuhan dan kesombongan itu datang, maka “safety device” harus bekerja agar kepala tidak terlalu membesar yang pada akhirnya akan meledak. “safety device” ini sering dinamakan dengan teguran, nasehat, tentu dari yang lebih ahli atau lebih tahu. Dengan mengalami teguran dan makian maka kepala yang asalnya angkuh tak tertolong itu pun bisa mereda dan terhenti membesar atau bahkan mengecil, dan akhirnya mengakui kelemahan dan kefakiran dirinya tersebut.

Intinya, jangan pernah sombong karena diatas kemampuan kita ada kemampuan orang lain yang lebih tinggi bahkan tak terjangkau dengan kemampuan kita. Kesombongan hanya akan membawa diri ini kedalam jurang yang membuat kita tak pernah tahu kelemahan dan kekurangan ini. Penting untuk mengetahui kelemahan diri agar selalu ada usaha untuk memperbaiki diri dan menambah pengetahuan. Tapi mengetahui kelebihan juga sama pentingnya agar diri ini tidak menjadi minder dan rendah diri. Semua harus balance bila tidak makan akan terjadi vibrasi yang akan mengganggu proses dari kehidupan ini.

Tetap percaya diri agar bisa melakukan sesuatu dengan semangat dan tetap rendah hati untuk selalu bisa menerima nasihat dari luar.

Sumber: dari pengalaman pribadi yan ditegur oleh seorang senior di Tuban. Terima kasih mas…

Posted by: radiman | July 8, 2010

Fungsi assisted steam dalam flare

Mumpung masih jam istirahat, dan sudah lama tak menulis di blog tercinta ini, maka kuputuskan untuk menulis yang ringan-ringan saja…hehehehe kayak apa aja.

Dulu pernah aku menulis mengenai Flare, ini adalah lanjutan dari tulisan terdahulu. Walau tulisannya tidak urut semoga bisa memberikan sebuah pencerahan bagi pembacanya.

Seperti di tulisakan pada tulisan sebelumnya, fungsi utama flare adalah untuk merelease gas terutama gas yang berbahaya seperti hydrocarbon, toxic gas dan sebagainya, agar pabrik tetap aman dan dapat mengurangi pencemaran akibat adanya release gas ketika pabrik bermasalah,upset. Pembakaran gas yang di lepaskan pabrik harus bisa terbakar dengan baik pada kecepatan, kondisi turbulence dan konsentrasi yang banyak. Untuk itu perlu pencampuran yang baik antara gas dan udara sebagai salah satu komponen terbentuknya api. Api biasanya di picu oleh sebuah pilot yang akan menyala setiap saat, tentuk ketika pabriknya tidak shut down, agar flare selalu siap kapanpun ketika pabrik mengalami kondisi darurat.

Untuk mendapatkan pencampuran udara dan gas dengan baik dan menjaga kondisi api tetap stabil maka biasaya pada flare diletakan steam assited atau air assited, tergantung kebutuhan, atau ada juga yang tidak menggunakan assisted, asal kondisinya memang tidak membutuhkan dengan catatan bahwa api tetap stabil dan tidak terjadi smoke pada pembakarannya.

Api yang tidak stabil akan berakibat internal burning maupun external burning. Untuk gas flare dengan kandungan Hydrogen tinggi atau heating value yang dapat digunakan exit velocity yang tinggi karena lebih mudah terbakar dibandingkan dengan gas flare yang lebih berat.

Beberapa flare yang tidak menggunakan assisted biasanya menggunakan refractory untuk mengurangi heating value yang dapat merusak flare stack. Penggunaan wind sheild juga dilakukan untuk mengurangi terjadinya flame distorsion sehingga flame bisa stabil.

Untuk lebih detailnya bisa dilihat pada API 537 tentang detail dari flare dan di internet, tak memberikan solusi :P , berhubung telah masuhk jam kerja lagi maka sekian dulu semoga bermanfaat.

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.