selamat tinggal ramadhan

telah hampir seminggu ramadhan meninggalkan kita…

tapi lihat betapa gembiranya semua orang, mungkin gembira karena dengan berakhirnya ramadhan dia mendapatkan sesuatu yang lebih baik, kembali dalam fitrah kesucian. atau (bukan bermaksud buruk sangka) gembira karena dah bisa makan dan minum kapan saja. itu semua tergantung kepada sifat manusia dan cara mengsikapinya.

sering kita menyambut hari raya dengan kegembiraan yang berlebihan, belanja pakaian, makanan sungguh jadi manusia konsumtif lah ketika kita menghadapai idul fitri. padahal ramadhan mengajarkan kita untuk bisa berhemat, bisa berbagi dan tidka boros. tapi selepas ramadhan semua lupa dan hilang begitu saja tanpa bekas apapun.

satu yang harus kita pahami bahwa ramadhan adalah sebuah bulan latihan, dan ketika selesai latihan maka kemampuan dan kekuatan kita bertambah. kemampuan untuk berbagi, berempati dan bersimpati dengan keadaan lingkungan dan saudara yang kekurangan. tapi nyata ketika ramadhan datang tidak sedikit orang yang merasa terbebani dengan semua rutinitas ramadhan mulai dari sahur hingga tarawih. padahal setiap amal ibadah di ramadhan bernilai ganda.

semoga setelah berlatih dibulan ramadhan, menjadikan kita lebih baik dalam bertindak dan berkelakuan. bukan seperti temenku (mungkin juga bercanda) tapi temen ku bilang setelah ramadhan kembali ke fitrah, asalnya pencopet jadi pencopet lagi, atau asalnya maling jadi maling lagi. semoga kita tidak menjadi seperti itu. mungkin itu juga sebuah sindiran ketika kita melewati ramadhan kelakuan kita sering kali kembali ke keadaan semula, bukan pada fitrah kesucian.tapi keadaan semula yang sama saja tanpa perubahan.

semoga ramadhan ini menjadikan kita orang yang lebih bertaqwa, lebih berempati dan lebih berpikir untuk kemaslahatan umat manusia…

saya ucapkan
Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana washiyamakum
Ja’alanallahu wa-iyyakum minal ‘a-idin wal fa-izin wal maqbulin wal maghfurin
‘Afwan dzahiran wa bathinan
[Semoga Allah mengabulkan puasa kita semua. Semoga Allah mengumpulkan kita semua sebagai orang yang kembali (suci), orang yang mendapat keberuntungan, orang yang dikabulkan (permohonannya) , & orang yang diampuni (dosanya). Mohon maaf lahir bathin.]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s