Ramadhan Telah Tiba

Apa yang dilakukan ketika ada tamu yang sangat diagunkan datang kerumah kita? Biasanya tuan rumah akan merapihkan rumahnya, menyediakan makan dan minuman yang enak, mungkin mengunakan pakaian terbaik. dan sebagainya.

Sekarang apakah yang akan kita lakukan bila datang Ramadhan?Apakah kita akan bersiap-siap seperti akan kedatangan tamu yang sangat penting? ataukah biasa saja seperti tidak ada apa-apa?

Mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadhan bukan berarti harus menyiapkan pakaian, makanan, tapi mempersiapkan diri ini untuk berlomba dalam merengkuh kebaikan. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat agung, dimana amalan sunah dinilai sebagai amalah wajib dan amalan wajib dinilai ribuan kali dari biasanya. Inilah saatnya meraih keuntungan besar. Keuntungan dari perdagangan dengan Alloh yang maha pemurah dan penyayang. Dijamin ga akan pernah rugi bila berbisnis denga Alloh.

Rasulallah pernah ngajarkan untuk menyambut Ramadhan sejak dua bulan sebelumnya. Biasanya Rasul berdoa,

“Allohuma bariklana fi rajab wa sya`ban wa balighna Ramadhan”

artinya : Ya Alloh berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan sampaikan lah kami ke bulan Ramadhan”

Sungguh bulan yang ditunggu-tunggu untuk mendapatkan pahala dan kebaikan yang berlipat. Selain itu Rasul juga biasa membanyakkan shaum di bulan rajab dan syaban. ada sebuah hadist, kalo da salah…” ….Rasul tidak pernah puasa lebih banyak dari bulan rajab, syaban dan Ramadhan…”(kurang lebih seperti itu) ini menyiratkan bahwa Rasul telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Ramadhan dengan memperbanyak shaum di bulan jarab dan syaban.

Sebelum Ramadhan tiba biasanya setiap orang akan membersihkan dirinya dari kotoran. Kotoran dari najis secara fisik maupun bathin. Oleh karenanya, seringkali sebelum Ramadhan datang, dianjurkan untuk saling memohon maaf, agar badan dan bathin kita bersih.

Hari ini adalah hari pertama bulan Ramadhan, semoga bulan ini membawa kita menjadi diri suci dan memiliki ketaqwaan yang lebih baik dari sebelumnya. Ingat Ramadhan hanya latihan, medan tempur yang sesungguhnya adalah sebelas bulan setelah ramadhan. Saat Ramadhan kita bisa tahan karena kondisinya lingkungan telah baik, semua orang rajin tadarus, sholat berjamaah, shaum, sedekah dan sebagainya. Sedangkan sebelas bulang selanjutnya, jumlah orang yang berbuat baik menurun,mungkin karena pada bulan Ramadhan Alloh begitu mengumbar pahala makanya orang-orang berlomba-lombaberbuat baik, tidak seperti bulan lainnya.

Jadi, jadikanlah setiap bulan menjadi ramadhan buat diri kita masing-masing, semoga amal ibadah kita menjadikan kita dekat di sisi Alloh….amin…

semangat….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s