Tuban….oh…Tuban…

Dengan rasa lelah yang amat sangat, aku pun mampir ke si mba yang menjual nasi. Setelah membeli makan malam, aku pun berjalan pulang dengan langkah lesu. Tak sengaja ku tatap langit yang menaungi diri ini. Gelap, bukan gelap karena matahari telah pergi keperaduannya, tapi gelap karena awan mendung menyelimuti kota ini. Dalam naungan awan mendung tersebut terluncur doa, ya alloh semoga malam ini turun hujan, sudah terlalu panas kota ini….

Akhirnya menjelang adzan isya, hujan pun turun dengan begitu derasnya…tapi sungguh kamar kost ku masih terlalu panas….

Memang, tampaknya beberapa kota di timur jawa ini jarang hujan, beda dengan kota lain, jakarta yang diserang banjir, begitu juga dengan bandung, disulawesi juga banjir, di sumatera longsor. Semua akibat hujan yang turun dengan deras…

Allhamdulillah walau pun panas selalu datang menyerang kamarku, disini aku masih bisa selamat dari bencana-bencana alam. Terima kasih ya Allah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s