Segitiga Api

Rapat pagi ini dimulai dengan laporan di enclosure CTG alarm dari gas detector menyala beberapa kali. Langsung saja pak bos mengintruksikan untuk cek semua perpipaan untuk bahan bakar terutama gas.

Mungkin ada pertanyaan yang terlintas, kenapa seh adanya bahan bakar, oksigen (udara) dan kalor perlu diperhatikan dengan baik? jawabannya adalah potensi terjadinya api dan ledakan.

Dari bukunya crown Process safety, dikatakan bahwa api bisa terjadi dengan adanya campuran bahan bakar dengan oksigen dan dipicu oleh kalor, biasanya perupa percikan api. Tiga komponen tersebutlah yang disebut segitiga api.

Kenapa diistilahkan dengan segitiga api? sebuah segitiga tidak akan tercipta bila salah satu dari sisinya tidak ada. Maka sama seperti hal tersebut, maka api tidak akan terjadi bila salah satu komponen dihilangkan.

Sehingga tidak aneh bila ada pekerjaan yang menghasilkan atau menggunakan panas, seperti pengelasan, selalu dilakukan persiapan dengan menghilangkan bahan bakar hingga tingkat minimal atau menurunkan kadar oksigen didalam perpipaan. penurunan kadar bahan bakar atau oksigen dalam pipa biasanya dilakukan dengan mengisi pipa dengan gas inert seperti nitrogen, kemudian membuangnya, hal ini dilakukan berulang hingga kadar bahan bakar turun ke tinggat paling rendah dan dirasakan aman. atau bila tidak memungkinkan pipa diisi air sehingga panas bisa di kurangi.

Penting untuk tetap waspada terhadap segitiga api ini, karena bila kita lalai atau mengabaikannya maka kecelakaan bisa terjadi. Korban nyawa dan harta pun akan sulit untuk dihindarkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s