NPSHa vs NPSHr

Hallo, apa kabar semuanya? semoga kabar baik selalu. masih tetap semangat kan untuk tetap belajar? mari kita belajar lagi dan diskusi lagi.

dulu saya pernah menulis tentang menghitung pompa tapi mungkin seharusnya saya mengupas terlebih dahulu tentang dasar-dasar menghitung pompa agar tidak terjadi kerancuan dan kebingungan karena tiba-tiba meloncat terlalu jauh. nah, oleh karena itu, pada kesempatasn kali ini saya ingin menyadur tentang salah satu yang menjadi dasar perhitungan pompa.

Net Possitive suction Head, atau lebih banyak dikenal dengan nama NPSH. Makhluk apakah NPSH itu? mari kita menengok sebentar kedalam buku teks know and understand centrifugal pump disebutkan bahwa NPHS adalah kebutuhan minimum dari suatu pompa agar bisa bekerja dengan baik. Dengan kata lain, NPSH adalah energi yang dimiliki fluida sehingga dapat masuk kedalam pompa. Itulah mengapa pipa suction selalu lebih besar dibanding dengan discharge.

NPSH sendiri dapat dibagi menjadi dua yang pertapa adalah NPSH required, yaitu kebutuhan energi minimum yang dimiliki fluida aga pompa tidak “kelaparan” atau fluida masuk lebih kecil dibanding dengan fluida yang keluar. dengan kata lain energi yang terdapat didalam fluida harus bisa menangani hilang energi pada perpipaan di bagian suction. kurangnya energy didalam fluida dapat mengakibatkan terjadinya vaporisasi dari fluida. NPSHr ini merupakan sudah jadi tanda lahir dari sebuah pompa. sehingga kita yang merancang atau memilih pompa tidak bisa melakkukan rekayasa terhadap NPSHr.

nah, yang bisa kita rubah dan rekayasa agar pompa yang dipilih bisa beroperasi secara normal adalah NPSHa (available) atau yang tersedia dari fluida yang masuk ke dalam pompa. NPSHa ini di merupakan energi terakhir setelah dikurangi friction loss, hydrostatic pressure, vapor pressure dan tekanan sumber fluida. Nah, untuk menghindari terjadinya “kelaparan” maka berdasarkan beberapa buku atau aturan jempol (rules of Thumb) maka NPSHa harus 10% lebih besar dari NPSHr atau 3Feet diatas NPSHr. Bahkan ada yang lebih ekstrim lagi, hingga menyebutkan NPSHa harus lebih besar hingga 50%. itu semua bergantung kepercapaan masing-masing.

nah itu adalah satu dari beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merancang pompa. masih ada beberpa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan pompa tersebut sudah sesuai dengan keinginan atau perlu rekayasa lagi.

semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk tetap belajar dan belajar terus. biar ga kalah dengan engineer luar yang mulain mencari makan di negeri ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s